Laozi (lahir pada abad ke-6 SM, Tiongkok) adalah filsuf pertama Taoisme Tiongkok dan diduga seba gai penulis Tao Te Ching, sebuah karya tulis Taoisme yang pertama. Para ahli modern menolak kemung kinan bahwa Tao Te Ching hanya ditulis oleh satu orang, tetapi mengakui adanya pengaruh ajaran Tao terhadap perkembangan agama Buddha. Laozi di hormati sebagai seorang filsuf oleh penganut Kong hucu dan sebagai orang bijak atau dewa dalam aga ma populer dan disembah sebagai leluhur kekaisaran selama Dinasti Tang (618–907). (Britannica, 2024)
Laozi bekerja sebagai penjaga arsip kerajaan di Di nasti Zhou. Ketidakpuasan terhadap keadaan politik dan moral masyarakat pada zamannya mendorong Laozi untuk menulis Tao Te Ching sebagai panduan untuk hidup yang lebih harmonis dan selaras dengan alam.
Terlepas dari pentingnya sejarahnya, Laozi tetap merupakan sosok yang tidak jelas. Sumber utama in formasi mengenai kehidupannya adalah sebuah bio grafi dalam Shiji (“Catatan Sejarawan”) karya Sima Qian. Sejarawan ini, yang menulis sekitar tahun 100 SM, hanya memiliki sedikit informasi yang kuat ten tang sang filsuf. Dia mengatakan bahwa Laozi adalah penduduk asli Quren, sebuah desa di Distrik Hu di negara bagian Chu, yang sesuai dengan Luyi modern di bagian timur Provinsi Henan. Nama keluarganya adalah Li, nama aslinya Er, sebutannya Dan. Dia di angkat menjadi Shi di istana kerajaan Dinasti Zhou (1046–256 SM). Shi di zaman sekarang berarti “se jarawan”, tetapi di Tiongkok kuno, shi adalah para cendekiawan yang mengkhususkan diri pada hal-hal seperti astrologi dan ramalan, serta bertanggung ja wab atas kitab-kitab suci. (Britannica, 2024)
Pada waktu keruntuhan Dinasti Zhou, Laozi mele takkan jabatan dan meninggalkan negerinya dengan koaknya. Ketika ia tiba di Kastam Hangu, Guan Yixi memintanya meninggalkan filsafat dalam bentuk tu lisan. Atas permintaan ini, ia menciptakan dua kar ya yang berjudul Tao dan Te sebelum meninggalkan Chuguo. Kedua kitab tersebut digabungkan dan di perkenalkan sebagai Tao Te Ching yang berisikan 5.000 huruf Tionghoa dalam 81 bab.